Kamis, 30 Agustus 2012
Waduh, Lokasi Situs Kerajaan Lamuri Aceh Akan Dibangun Lapangan Golf
Selasa, 19 Juni 2012 18:29 WIB
TAUFAN MUSTAFA | Foto : TAUFAN MUSTAFA | THE ATJEH POST
Balai Pelestarian Purbakala Tidak Bisa Melarang Pembangunan Lapangan Golf di Lamreh
Geuchik Lamreh: Ganti Rugi Tanah Lapangan Golf Harusnya Tuntas Hari ini
ISBI Aceh akan Dibangun di Atas Lahan 10 Hektar
Investor Lapangan Golf: Kami Patuh pada Aturan Pemerintah
Himpitan Ekonomi, Warga Jual Tanah untuk Pembangunan Lapangan Golf
BANDA ACEH - Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (MAPESA) dan Atjeh Ethnic Institute menolak pembangunan lapangan golf oleh pengusaha asal Cina di Bukit Lamreh yang merupakan lokasi situs sejarah Kerajaan Lamuri.
Pernyataan tersebut disampaikan Muhajir, Sekretaris MAPESA dalam konferensi pers di Museum Aceh, Selasa 19 Juni 2012.
"Konon kabarnya, di Bukit Lamreh tersebut, pada masa kerajaan Lamuri memang sebagai tempat produksi emas, perak, perunggu, maka prediksinya, investor bukan usaha golf yang di lihat, melainkan ada suatu rahasia yang tersimpan dari situs sejarah ini," kata Muhajir.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar telah memberikan izin untuk pembangunan lapangan golf pada tahun 2010. Namun, beberapa waktu yang lalu mereka telah bertemu dengan Penjabat Bupati Aceh Besar dan Bupati membenarkan izin telah dikeluarkan pihaknya tidak bisa mencabut izin karena situs sejarah tersebut tidak terdata dikawasan Lamreh.
"Dan Bupati juga menghimbau agar MAPESA terus memperjuangkan situs sejarah tersebut kalau memang benar ada situsnya," katanya.
Karenanya, MAPESA sangat berharap kasus tersebut dapat ditindak lanjuti oleh pihak terkait dan segera membebaskan lahan tersebut dari kebun masyarakat agar situs sejarah Kerajaan Lamuri dapat dipertahankan. "Ini bisa dijadikan kawasan Heritage Lamreh sebagai pusat kajian Arkeologi dan Sejarah Aceh," ujarnya.
Sementara itu, Dedi Satria, Pakar Arkeolog Universitas Gajah Mada mengatakan sudah pernah melakukan penelitian di Bukit Lamreh dan situs sejarah tersebut sangat penting untuk dijadikan referensi sejarah Aceh.
"Tanpa ada Kerajaan Lamuri, maka tidak ada kerajaan Meukuta Alam, dan Aceh Darussalam pun tidak akan pernah ada, sehingga dengan adanya kerajaan Lamuri maka hadir lah Aceh saat ini," katanya.[]
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar