Kamis, 30 Agustus 2012

Masyarakat Sipil Desak DPRA Beli Situs Lamuri

Hayatullah Zuboidi | The Globe Journal Rabu, 01 Agustus 2012 13:24 WIB Benteng Indrapatra yang terdapat dalam situs Lamuri Foto: The Globe Journal.comBenteng Indrapatra yang terdapat dalam situs Lamuri Banda Aceh - Wacana pembangunan lapangan golf di kawasan situs sejarah Lamuri di Bukit Lamreh Kecamatan. Mesjid Raya, Aceh Besar telah ditunda oleh berbagai alasan. Dalam hal ini Atjeh Ethnic Institute (AEI) mendesak DPR Aceh untuk membeli lahan tersebut agar tidak dibangun lapangan golf oleh investor luar negeri. "Khususnya Komisi A untuk segera memanggil pihak-pihak terkait seperti Komisi G DPRA, Pemkab. Aceh Besar dan Balai Pelestarian Sejarah dan Purbakala Aceh, Dinas Pariwisata dan pihak investor sebagaimana yang telah dijanjikan oleh Komisi A DPRA (Abdullah Saleh, SH) sebelumnya untuk menyelesaikan masalah pembelian lahan Cagar Sejarah/budaya Lamuri,"kata Direktur AEI, Haekal Afifa dalam rilisnya Rabu (1/9). Sambung Haekal, Pihaknya juga meminta Pemerintah Aceh untuk segera membebaskan lahan masyarakat yang terdapat cagar sejarah/budaya Lamuri secepatnya, untuk dijadikan Aceh Darussalam Heritage (Kawasan Warisan Sejarah Aceh Darussalam) sesuai dengan Pasal 9 dan Pasal 24 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya. Menurutnya, BP3 Aceh sebagai lembaga peneliti purbakala juga secepatnya harus mempublikasikan kepada masyarakat hasil pemetaan (Zonasi) lokasi Cagar Sejarah/Budaya Lamuri yang sebelumnya sudah dilakukan Mapping di Lapangan. "Harapan kita agar semua pihak dapat bersinergi dalam menjaga nilai sejarah dan budaya Aceh demi terwujudnya Aceh yang bermartabat," tutupnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar