Selasa, 11 September 2012 22:45 WIB
IKLILUDIN ARAS
BANDA ACEH - Memasuki hari kelima, pameran foto penyelamatan kawasan situs sejarah Lamuri di Bukit Lamreh yang digelar Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (Mapesa) di kawasan Masjid Raya Baiturraman, antuasiasme pengunjung luar biasa.
“Artinya masyarakat selain prihatin melihat bukti sejarah yang disajikan panitia lewat foto-foto, juga bisa melihat kilas balik sejarah Aceh di masa lampau,” ujar ketua pelaksana kegiatan Edi Rahmani, kepada The Atjeh Post, Selasa 11 September 2012.
Edi mengatakan Bukit Lamreh di Krueng Raya, Aceh Besar, tersebut hanya diketahui segelintir orang saja kalau itu bukti sejarah Aceh. Ia menunjukkan beberapa temuan yang didapat di kawasan bukit itu berupa tembikar, koin, alat-alat dapur, dan bahan dasar pembuatan batu nisan berupa baru granit. Salah seorang pengunjung, Edisyah, mengatakan penting untuk melihat balik sejarah Aceh di masa lampau.
Ia mencontohkan kawasan toko Simbun Sibreh sekarang dulunya Balai Sultan Iskandar Muda. Kalau Bukit Lamreh tidak diselamatkan, kata dia, kawasan itu akan seperti balai sultan yang berubah menjadi pertokoan, dan hilang dengan sendirinya.[]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar