Senin, 28 Januari 2013

Nisan di kompleks makam Ratu Nahrisyah


 

Kompleks makam ini berada di Gampong Kuta Krueng, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara. Bagian bawah nisan berukuran, lebar 14 cm, dengan ketinggian mencapai 80 cm.

Dasarnya tertanam dalam tanah. Badan bagian bawah persegiempat, di tiap sisi terdapat panil-panil berisi kaligrafi, sementara pada Badan bagian atas terdapat hiasan dengan sulur-suluran sederhana dengan motif bungong awan si tangke (unsur tunggal hiasan awan).

Di bagian tengah terdapat panil yang dibiarkan dalam keadaan kosong. Terpisah dari bagian kepala terdapat panil horisontal berisi ukiran bungong aneu abie (berudu). Kepalanya menyerupai bentuk bawang (ojief) persegi empat.

Terakhir, atapnya berbentuk persegi empat, bersusun tiga, semakin ke atas semakin mengecil.
Salah satu penyebab munculnya nisan plakpling adalah karena latar belakang sejarah budaya nusantara yang permisif terhadap unsur luar, meski harus melewati pengolahan, sebagai sebuah bentuk adaptasi dan seleksi.
Ingin tahu lebih lanjut tentang jenis nisan plakpling bisa kunjungi laman balarmedan.wordpress.com atau tulisan dari Jurnal LIPI.  

(*/apakabarsejarah.blogspot.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar