Kamis, 13 Desember 2012

MAPESA buat pameran untuk LAMURI


Cap Sikureung : Segel Sultan Aceh



Makam Raja-Raja Aceh Pertama

Komplek Kandang Meuh ( Makam Raja-Raja Aceh pertama ) ini terletak di Komplek BAPERIS (ICMI) dan Komplek Museum Negri Aceh, Banda Aceh.


Makam Sultan Jamal Al-Alam Badrul Munir

Travelaceh.com – Makam Sultan Jamal Badrul Munir ini terletak di samping Departemen Agama, Jl Mohd. Jam, Kota Banda Aceh, persisnya dibelakang Bakso Hendra Hendri. Memprihatinkan memang, untuk menuju lokasi makam tersebut, kita mesti melewati lorong sempit dan tempat berjualan bakso, posisi makam persis di belakang dapur warung bakso tersebut.




DUH LAMURIKU


Salah Satu Pesan Penting Yang Ada di Nisan LAMURI

Alhamdulillah salam hangat untuk lamuri kami menghimbau agar pemerintah segera membebaskan lahan lamuri dan menjadikan lamuri menjadi tempat wisata sejarah Islam dunia, kami menunggu kanda kanda yang di korsi panas agar negeri kita pantas disebuat daerah/kawasan wisata islami


Barang siapa yang mencari dunia dia adalah tawanan
Barang siapa yang mencari akhirat dia adalah pangeran

MAPESA Minta Sejarah Aceh Tidak Dimusnahkan



ACEH (RA) - Terkait wacana pemerintah yang akan membangun lapangan golf di kawasan Bukit Lamreh yang terdapat situs Kerajaan Lamuri ditentang keras oleh Masyarakat Peduli Adat Aceh (MAPESA).

Ketua MAPESA, Umar Mapesa ketika berbincang dengan RiauAktual.com pada Kamis (29/11/2012) mengatakan, kepada masyarakat Gampong Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar yang diketahui mendukung pemerintah untuk meluluh lantakkan sejarah Aceh tersebut agar kembali berpikir jernih.

"Kami sangat menyayangkan tindakan masyarakat yang bekerjasama dengan pemerintah untuk menghilangkan bukti sejarah Aceh ini, kami sangat berharap pemerintah aceh turun tangan, jangan sampai ada kelompok yang ingin mencari keuntungan tanpa mempertimbangkan adat istiadat yang ada,” ungkapnya.

Umar juga menceritakan, awal mula perkembangan kerajaan Lamuri dan letak Geografisnya yakni memiliki banyak nama, antara lain adalah Indra Purba, Poli, Lamuri (seperti yang disebutkan oleh Marcopolo), Ramini/Ramni atau Rami (seperti yang disebutkan oleh pedagang atau ulama Arab yaitu Abu Zayd Hasan, Sulayman ataupun Ibnu Batuthah), dan Lan-li, Lan-wuli dan Nanpoli (seperti yang disebut oleh orang Tionghoa). "Untuk penolakan pembangunan lapangan golf di area kerajaan yang juga terdapat makam bersejarah, pekan depan kita akan adakan aksi ke kantor pemerintahan minta keadilan dan perlindungan," paparnya. (RA13)